Alfin's world

Alfin's world

Minggu, 09 September 2012

Biologi IPA SMP Kelas 8 Sistem Gerak Manusia


A. Organ Penyusun Sistem Gerak Manusia
Sistem gerak manusia tersusun dari rangka, tulang, dan otot. Tulang merupakan alat gerak pasif. Karena tulang tidak bisa bergerak tanpa otot. Otot merupakan alat gerak aktif. Karena dapat menggerakkan otot.
Fungsi rangka :
1. Memberi bentuk tubuh
2. Melindungi organ tubuh
3. Melekat nya otot
4. Tempat pembuatan sumsum
5. Menegakkan tubuh



B. Tulang
Berdasarkam jenisnya tulang dibagi 2 yaitu :
1. Tulang rawan
2. Tulang keras

Tulang Rawan ( Kartilago )
Tulang rawan adalah tulang yang akan berubah menjadi tulang keras, namun ada sebagian tulang rawan yang tidak akan berubah menjadi tulang keras yaitu cuping hidung, daun telinga, dan laring. Tulang rawan terdiri atas sel-sel tulang rawan (kondrosit), serabut kolagen, dan matriks. Sel-sel tulang rawan dibentuk oleh bakal sel-sel tulang rawan, yaitu kondroblas. Mengandung sedikit zat kapur namun banyak mengandung zat perekat sehingga bersifat lentur.  3 Jenis tulang rawan yaitu :

a. Tulang rawan hialin ( tersusun dari bahan seragam ) Terdapat di : dinding trakea, ujun tulang tangkai

b. Tulang rawan elastik ( Bersifat lentur ) Terdapat di : Daun telinga

c. Tulanng rawan serabut ( Bersifat kuat tetapi kurang lentur ) Terdapat di : antar ruas tulang belakang


Tulang Keras ( Osteon )
( Gambar Struktur tulang )
Pada gambar, benda yang berbentuk seperti tabung disebut sistem havers. Didalam sistem harves terdapat cairan berwarna merah bukan ? itulah yang dinamakan saluran Havers yang fungsinya memberikan makanan pada tulang. Sedangkan, gambar yang seperti kulit terkelupas adalah periosteum (tempat melekatnya otot)

Tulang dalam kehidupan sehari hari disebut tulang keras. Tulang keras berasal dari tulang rawan. Proses perkembangan tulang rawan menjadi tulang keras disebut osifikasi. Tulang yang tidak berasal dari tulang rawan atau tidak melalui proses osifikasi contohnya tulang tengkorak. Tulang keras banyak mengandung zat kapur dan sedikit zat perekat sehingga bersifat keras dan tidak lentur.

Proses pengerasan tulang dipengaruhi oleh vitamin D. Vitamin D meningkatkan proses penyerapan kalsium di usus halus. Tulang keras dibedakan menjadi 2 berdasarkan sifat bahan penyusunnya yaitu :
a. Tulang Spons ( bahan penyusun berongga ) contoh : tulang pendek dan tulang pipih
b. Tulang Kompak ( bahan penyusun padat dan kompak ) contoh : lapisan luar tulang pipa   

 
(gambar tulang kompak dan tulang spons )
Tulang berdasarkan bentuknya dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Tulang pipa 
berbentuk buat lonjong seperti pipa. Terdapat di tulang lengan atas, paha, dan betis. Pada ujung tulang pipa ( yang berbentuk seperti bundar ) terdapat tulang spons sedangkan pada lapisan tulang pipa terdapat tulang kompak. Tulang pipa juga dilapisi periosteum.




 

 ( gambar tulang pipa )
Tulang pipih 
Tulang pipih dalamnya berongga seperti spons berisi sum sum merah ( penghasil sel darah merah ) Contoh tulang pipih yaitu : tulang belikat, tulang usus, tulang rusuk dll 

( Gambar tulang pipih ) 
 Tulang pendek
Tulang pendek berbentuk bulat dan pendek. Berisi sum sum merah. contohnya ruas ruas tulang belakang, pergelangan kaki, pergelangan tangan dll
( gambar tulang pendek )
Sum sum tulang
sumsum tulang mengisi rongga dalam tulang. Ada 2 jenis sum sum tulang yaitu sum sum merah dan sum sum kuning.  Sum sum merah : tempat pembuatan sel darah merah. Pada anak anak terdapat pada tulang tengkorak. Pada orang dewasa terdapat di tulang tengkorak, tulang rusuk, dan ruas tulang belakang. Sum sum kuning : terbentuk dari campuran sel jaringan ikat, misalnya jaringan lemak dan sum sum merah. Terdapat pada anggota gerak orang dewasa. 
Pertumbuhan tulang
Tulang mulai tumbuh saat masih menjadi tulang rawan. Dimulai dari bagian tengah tulang pipa. Munculnya pembuluh darah pada tulang rawan dan sel tulang ( osteoblas ) menghasilkan jaringan tulang. Proses penulangan ( osifikasi ) dimulai sejak calon bayi ( fetus ) yang masih dalam kandungan. Jenis tulang lainnya tumbuh dari sel tulang yang memanjang  dan membesar. pertumbuhan memanjang terjadi di dekat ujung tulang ( cakra epifisis )
B. Susunan rangka tubuh manusia



Tulang tengkorak terdiri dari :

A. Tulang tempurung kepala :

1. Tulang Kepala belakang ( 1 buah )
2. Tulang ubun-ubun ( 2 buah )
3. Tulang dahi ( 1 buah )
4. Tulang baji ( 2 buah )
5. Tulang pelipis ( 2 buah )
6. Tulang tapis ( 2 buah )

B. Tulang Bagian Muka

1. Tulang rahang atas ( 2 buah )
2. Tulang rahang bawah ( 2 buah )
3. Tulang langit langit ( 2 buah )
4. Tulang hidung ( 2 buah )
5. Tulang pipi ( 2 buah )
6. Tulang mata ( 2 buah )
7. Tulang pangkal lidah ( 1 buah )

Tulang belakang membentuk sumbu yang tidak lurus agar menjaga keseimbangan badan. Tulang belakang terdiri dari :







1. Ruas tulang leher ( 7 buah )
2. Ruas tulang punggung ( 12 buah )
3. Ruas tulang pinggang ( 5 buah )
4. Ruas tulang kelangkang ( 5 buah )
5. Ruas tulang ekor ( 4 buah )

Tulang dada terdiri dari  :
1. Bagian  hulu
2. Bagian badan
3. Bagian taju pedang

Tulang rusuk terdiri atas 3 jenis tulang yaitu :
1. Tulang rusuk sejati ( 7 pasang )
2. Tulang rusuk palsu ( 3 pasang )
3. Tulang rusuk melayang ( 2 pasang )

Gelang bahu terdiri dari tulang selangka dan tulang belikat.

Gelang panggul terdiri dari
1. Tulang ilium atau tulang usus ( 2 buah )
2. Tulang kemaluan ( 1 buah )
3. Tulang duduk ( 2 buah )

Tulang anggota gerak atas terdiri dari :
1. Tulang lengan atas ( 2 buah )
2. Tulang hasta ( 2 buah )
3. Tulang pengumpil ( 2 buah )
4. Tulang pergelangan tangan ( 2 x 8 buah )
5. Tulang telapak tangan ( 2 x 5 buah )
5. Tulang jari tangan ( 2 x 14 buah )

Tulang anggota gerak bawah terdiri dari :
1. Tulang paha ( 2 buah )
2. Tulang  tempurung lutut ( 2 buah )
3. Tulang kering ( 2 buah )
4. Tulang betis ( 2 buah )
5. Tulang pergelangan kaki ( 2 x 7 buah )
6. Tulang telapak kaki ( 2 x 5 buah )
7. Tulang ruas ruas jari kaki ( 2 x 14 buah )

D. Sendi
Sendi adalah hubungan antar tulang. Berdasarkan kemampuan geraknya sendi dibagi 3 yaitu :

1. Sendi mati ( Sinartrosis )
sendi mati merupakan sendi yang tidak dapat digerakkan. Contoh : Tulang pada tulang tengkorak

2. Sendi Kaku ( Amfiartrosis )
Sendi yang dapat digerakkan secara terbatas. Contoh : antaruas tulang belakang dan tulang rusuk

3. Sendi Gerak ( Diartrosis )
Sendi yang dapat digerakkan secara leluasa. Sendi gerak dibagi menjadi 4 yaitu :
A. Sendi engsel ( digerkkan satu arah ) terdapat di siku, lutut, dan antarruas jari
B. Sendi Putar ( digerakkan memutar ) terdapat di antarruas tulang atlas ( ruas pertama tulang leher )
C. Sendi pelana ( Membentuk pelana kuda ) terdapat pada jari tangan dan telapak tangan
D. Sendi peluru ( Digerakkan ke segala arah ) terdapat pada pangkal lengan

E. Otot
otot disebut alat gerak akif. Otot menurut cara kerja dan bentuknya terbagi menjadi 3 yaitu :
1. Otot polos
Ciri ciri : berinti satu, Berbentuk gelondong dengan kedua ujung meruncing, bekerja diluar kesaaradan, terdapat di saluran pencernaan.
2. Otot Lurik
Ciri ciri : Berinti banyak , berbentuk silindris dan terlihat seperti lurik, bekerja menurut perintah otak
3. Otot jantung
Ciri ciri : sel berbentuk serabut lurik yang bercabang, inti sel satu atau banyak, bekerja tanpa kesadaran, bekerja sampai seumur hidup manusia



 Penyakit pada Tulang:
1. Patah tulang














2. Skoliosis, Kifosis, lordosis



















Penyakit pada otot :
1. Kram
2. Nyeri otot

2 komentar: