Alfin's world

Alfin's world

Rabu, 08 Agustus 2012

IPA kelas 8 SMP - Pertumbuhan

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan adalah proses bertambahnya volume dan jumlah sel yang mengakibatkan bertambah besarnya mahluk hidup. Pertumbuhan bersifat irreversible, artinya mahluk hidup tidak datap kembali ke ukuran semula. Perkembangan adalah proses berubahnya sel-sel untuk membentuk struktur atau fungsi tertentu.

Pertumbuhan dan Perkembangan Pada tumbuhan
Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel melalui proses pembelahan mitosis pada titik tumbuh dan pembesaran dari tiap-tiap sel. Pada proses pertumbuhan tumbuhan, pembelahan sel terjadi di daerah Jaringan Meristem. Jaringan meristem itu sendiri terdapat di ujung akar dan ujung batang yang disebut meristem apikal. Saat tumbuhan muda pertama tumbuh, akar dan batangnya memanjang, yang disebut pertumbuhan primer. Sedangkan tumbuhan yang berkayu, mempunyai akar dan batang yang menebal, yang disebut pertumbuhan sekunder. Untuk mengukur kecepatan pertumbuhan pada tumbuhan digunakan alat yang bernama auksanometer.

Pertumbuhan pada tumbuhan berbiji (berkembang biak dengan cara kawin) diawalai sejak sel zigot. Sel zigot berkembang menjadi embrio kemudian menjadi individu yang mempunyai akar, batang, dan daun. Setelah menghasilkan bunga dan membentuk biji Proses perubahan bentuk dan fungsi sel yang berasal dari 1 sel zigot hingga membentuk organ akar, batang, dan daun merupakan proses perkembangan pada tumbuhan.

Faktor yang Mempengaruhi proses pertumbuhan pada tumbuhan 

  1. Gen
ukuran dan bentuk tumbuhan dipengaruhi oleh gen gen yang terdapat di kromosom. Kromosom itu sendiri terdapat pada inti sel. Gen gen tersebut diturunkan oleh induk dan berfungsi mengatur Pola Pertumbuhan tubuh tumbuhan.

 2. Hormon
Hormon adalah zat kimia yang dibuat oleh tumbuhan dan berfungsi mengatur proses pertumbuhan. Hormon ini sering disebut sebagai zat tumbuh. Berikut adalah contoh hormon :

a. Auksin 
Dihasilkan oleh ujung batang (tunas), daun muda, bunga, buah, dan ujung akar. Pengaruh hormon auksin antara lain :
a) Merangsang pertumbuhan akar samping (lateral) dan akar serabut
b) Merangsang perpanjangan sel batang dan menghambat sel akar
c) Merangsang pembentukan bunga dan buah
d) Mempercepat kegiatan pembelahan sel pada titik tumbuh
                              (contoh hormon auksin pada biji yang mengalami pertumbuhan)

 b. Geberelin
Dihasilkan oleh tumbuhan pada bagian jeringan meristem akar, meristem batang, dan daun muda. Dampaknya pada pertumbuhan yaitu :
a) Mempengaruhi perkembangan embrio dan kecambah
b) Menyebabkan pertumbuhan raksasa pada tumbuhan
c) Menyebabkan terbentuknya buah yang besar dan tidak berbiji
d) Merangsang pembentukan bunga  

 
                                       (Tabel perbedaan hormon Auksin dan Giberelin)

c. Sitokinin
Sitokinin dihasilkan oleh tumbuhan pada bagian akar dan diangkut ke organ lainnya. Pengaruhnya yaitu :
a) Mempengaruhi pertumbuhan akar
b) Merangsang pembelahan sel dengan cepat
c) Menghambat penuaan 
d) Mengatur perbentukan bunga dan buah

3. Air dan Mineral
Air dan mineral diserap oleh akar di dalam tanah. mineral yang dibutuhkan opleh tumbuhan yaitu : Karbon, Oksigen, Hidrogen, Nitrogen, Sulfur, Fosforus, Kalsium, Kalium, dan Magnesium. Berguna untuk proses fotosintesis.

4. Suhu
Suhu mempengaruhi kerja enzim. suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Suhu paling rendah yang masih memungkinkan tumbuhan tumbuh disebut suhu minimum. Suhu yang paling optimal untuk tumbuhan disebut suhu optimal. Sedangkan suhu tertinggi disebut suhu maksimum.    

5. Kelembaban
Keadaan lingkungan sangat mempengaruhi pertumbuhan. Lingkungan yang daerah kelembabannya rendah akan membuat penguapan (transpirasi ) lebih banyak. Keadaan ini mempercepat laju pertumbuhan tumbuhan.

6.Cahaya 
Cahaya sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Proses ini menghasilkan makanan untuk tumbuhan. Selain itu, cahaya juga berfungsi mempengaruhi hormon auksin. Auksin akan rusak bila terkena cahaya. Pertumbuhan di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat karena tidak terkena sinar matahari. Pertumbuhan ini dinamakan etiolasi.

 Pertumbuhan pada hewan dan manusia
 Pertumbuhan pada hewan dan manusia terjadi di seluruh bagian tubuh. Berbeda dengan tumbuhan yang hanya tumbuh di bagian tertentu. Pertumbuhan hewan dan manusia dimulai sejak terbentuknya sel zigot. Satu sel zigot tumbuh menjadi embrio. Pada tahap tertentu embrio akan berdiferensiasi sehingga terbentuk beberapa jaringan yang akan berkembang dan menjadi janin. Janin akan tumbuh menjadi bayi lalu anak-anak, remaja, dan dewasa.

Faktor Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan dan manusia 

a. Gen
gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan oleh orang tua ( induk ). Gen akan mengendalikan pola pertumbuhan perkembangan mahluk hidup.. Misalnya, tulang, warna kulit, otot dan lain lain.

b. Hormon
dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon yang memiliki pengaruh utama terhadap pertumbuhan hewan atau manusia adalah hormon pertumbuhan ( Somatotrof ) orang yang kekurangan hormon somatotrof akan berbadan kerdil. sedangkan orang yang kelebihan hormon tersebut akan berbadan raksasa.

c. Makanan
Fungsi makanan yang paling utama adalah sebagai zat pembangun tubuh dan sebagai sumber energi. Zat makanan yang paling besar berpengaruh dalam pertumbuhan yaitu protein

d. Aktivitas
Aktivitas yang kita lakukan setiap hari mempengaruhi struktur otot dan tulang. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat orang orang seperti binaragawan, pemain basket, pemain sepakbola dll. mereka memiliki tubuh yang berbeda dengan orang lain karena aktivitas yang mereka lakukan

f. cahaya matahari
cahaya matahari dapat mengubah provitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi vitamin D yang diperlukan untuk pembentukan tulang.

Tahap Perkembangan Manusia
1. Pertumbuhan manusia diawali dari sel telur yang amat kecil
2. Kemudian sel telur di buahi oleh sperma
3. Kedua intinya melebur menjadi zigot
4. Lalu  zigot berubah menjadi embrio.
5. Sebelum embrio menempel pada dinding rahim. Dinding rahim akan menebal seperti spons didalamnya banyak sekali terdapat pembuluh darah.
6. Embrio melekat pada dinding rahim
7. Untuk memperoleh makanan, embrio dilengkapi plasenta
8. Zat makanan dan oksigen diserap oleh embrio melalui pusar yang terhubung dengan  plasenta.
9. Embrio dilindungi oleh Kantong amnion yang hangat dan basah berisi cairan amnion ( ketuban ) yang melindungi embrio dari guncangan

Kelahiran bayi
setelah kurang lebih sembilan bulan tumbuh dan berkembanag dalam rahim ibu, bayi siap untuk lahir. Bayi yang lahir, tali plasentanya masih terhubung  dengan pusar. Lalu dokter akan memotongnya Setelah terpotong, hubungan bayi dan ibunya akan terpustus ( bayi tidak akan memperoleh makanan dan oksigen dari ibunya) dengan begitu pula bayi akan bernafas seperti biasa, jadi tidak bergantung dengan oksigen dari ibunya. Tangisan merupakan tanda bahwa bayi telah mampu memompa udara pernafasan dari paru paru ke jantung.

Masa Balita dan anak anak
periode neonatal ( baru lahir ) adalah waktu bayi berumur tidak lama setelah kelahirannya ( 4 minggu ) pada masa ini bayi sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim. mulai dari menyusu, dan organ organ seperti paru paru, jantung, dan alat ekskresi dapat berfungsi dengan baik.

6 bulan = bayi dapat duduk jika telah mampu mengendalikan bobot kepalanya
9-12 bulan = Bayi dapat merangkak dan menegakkan tubuhnya. dan mungkin sudah bisa berdiri tanpa bantuan
18 bulan = anak anak dapat berjalan dan mungkin sudah bisa memanjat tangga
2-3 tahun = Anak anak dapat memegang pensil, mencoret coret, dan meniru bentuk bentuk sederhana. mereka juga dapat berrbicara dengan kalimat sederhana

Masa Pubertas
Masa pubertas perempuan umumnya dari umur 9 - 13 tahun
Masa pubertas laki laki umumnya dari umur 10 - 14 tahun
Tandanya adalah ketika alat reproduksi tela berfungsi dan juga masa menstruasi pada perempuan

Masa Dewasa
Setelah masa pubertas yaitu masa dewasa. Pada masa ini : pertumbuhan tinggi berhenti, kondisi psikologis lebih stabil, sudah menyelesaikan sekolah dan bekerja. Pada masa ini seseorang mungkin sudah memikirkan untuk menikah dan memiliki keturunan.

Masa Tua
Masa terakhir manusia adalah masa tua. Peruahan = kemampuan sel mulai menurun, tulang dapat menjadi rapuh, kemampuan bernafas berkurang, kulit mulai keriput.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar